klikbekasi.co

27 Dewan Transportasi Kota Bekasi dikukuhkan

Sebanyak 27 Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB) dikukuhkan pemerintah Kota Bekasi , Senin (10/4/2017).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pembentukkan DTKB merupakan upaya menyelesaikan masalah macet yang ada di Kota Bekasi saat ini.

Sebab, Pepen sapaan akrab Rahmat Effendi melihat ditengah pertumbuhan pesat yang terjadi di Kota Bekasi sejatinya perlu juga kajian dalam penanganan kemacetan yang ada.

Menurut Pepen, pemerintah Kota Bekasi juga tidak gegabah dalam menyetujui pembentukkan DTKB. Sebelumnya, pemerintah mengevaluasi terlebih dahulu dan menimbang.

“Semua yang terlibat bukan sembarang orang, kita libatkan semua unsur yang memang dipandang perlu dapat membantu membangun Kota Bekasi,” kata dia kepada awak media.

Didalam DTKB, sebanyak 20 orang ialah pimpinan dan masuk dalam anggota. Sementara 7 orang lainnya ialah tim ahli DTKB.

Mereka yang masuk dalam steruktur DTKB beragam, terdiri dari lembaga swadaya masyarakat (LSM), aktivis, pengamat dan bahkan akademisi.

“Mereka bergerak tidak hanya dalam bidang transportasi. Tapi juga mengkaji infrastruktur yang memang perlu diperbaiki,” tutur dia.

Seperti halnya lanjut Pepen, kebijakan tentang trayek angkutan Elf K-01 jurusan Terminal Cikarang-Terminal Bekasi-yang menembus stasiun Bekasi.

“Kita kan sudah minta tidak boleh lagi ada yang berhenti (ngetem) diarea stasiunm, namun masih ada juga yang berhenti. Kebijakan kita disebut sebagai penista manusia, dan kafir juga,” geram dia menerima lapang dada dan mengucap tidak terima disebut komunis.

Dengan ini, Pepen berharap agar DTKB dapat memberikan dampak yang posotif dalam membantu memngan perkembangan Kota Bekasi sesuai dengan visi misi maju, sejahtrea, dan ikhsan. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.