klikbekasi.co

Ada Uang Saku di Balik Jamuan Politik Partai Golkar?

Jamuan makan malam yang dibuat Golkar Kota Bekasi untuk partai-partai politik di Kota Bekasi pada Minggu (6/8/2017) malam di Hotel Horison minus PKS, Gerindra dan PDI Perjuangan tidak hanya berakhir di meja makan. Golkar kabarnya, juga menyiapkan uang saku untuk partai-partai yang hadir dalam jamuan politik tersebut. Berapa besarnya?

Menurut sumber Bekasi Terkini, masing-masing partai diberi uang saku sebesar Rp 5 juta rupiah. Uang tersebut diberikan melalui pengurus DPD Golkar Kota Bekasi.

“Jadi masing-masing partai diberikan uang Rp 5 Juta. Ya semacam uang sakulah untuk partai-partai yang sudah hadir. Yang ngasih itu orang bendahara DPD Golkar,” ujar sumber, yang mengaku menerima uang tersebut, Selasa (8/8).

Sumber menjelaskan, uang tersebut memang tidak seberapa jumlahnya.Lantaran hanya sebatas uang saku saja. “Ya namanya uang saku, jadi ala kadarnya. Jumlahnya tidak seberapa,” kata sumber.

Bekasi Terkini, lantas mencoba mengkonfirmasi kabar burung itu kepada sejumlah ketua partai dan pengurus partai yang hadir dalam jamuan yang dihelat partai beringin itu.

Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Solihin saat dimintai keterangan, dengan tegas menampik kabar tersebut.

“Uang apa. Saya punya sendiri. Saya tidak tau soal itu. Cuma silaturahmi saja,” kata Solihin, melalui pesan di jejaring Whatsapp.

Bendahara DPC Demokrat Kota Bekasi, Zaiman Makmur Affan saat dimintai keterangan, mengaku tidak mengetahui soal adanya uang saku dalam jamuan itu.

“Saya datang telat, jadi saya gak tau apa-apa soal uang saku itu,” kata Zaiman.

Sementara Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Ahmad Ustuchri juga mengelak saat ditanya soal uang saku yang diberikan Golkar untuk peserta jamuan.

“Waduh info dari mana. Acaranya makan-makan saja. Sekedar kongkow. Masih tahap penjajakan,” kata Ustuchri.

Ia lantas menjelaskan posisi politik PKB yang menurutnya, merupakan mitra koalisi Golkar sejak Pilkada 2012 sampai saat ini. Bagi PKB sendiri, komunikasi terus dijalankan dengan partai manapun.

“Belum ada yang final. Karena dalam rezim Pilkada serentak penentu kebijakan di PKB yaitu level DPW dan DPP,” kata dia.

(Baca juga: Makan Malam Politik Golkar dan Konco Koalisinya)

Lalu bagaimana tanggapan Golkar Kota Bekasi? Bendahara DPD Golkar Kota Bekasi, Ana Koesmediyana saat dikonfirmasi mengaku tidak tau menahu soal kabar tersebut.

“Masa seh. Saya malah gak tahu. Maaf saya betul-betul tidak tau,” kata dia.

Senada dengan Ana, Sekretaris DPD Golkar Kota Bekasi, Heri Budisusetyo menampik kabar tersebut. Ia menegaskan, bahwa acara yang diinisiasi partainya, tidak lebih dari sekedar jamuan makan malam.

“Kata siapa. Saya tidak tahu. Gak ada bendahara di sana. Cuma makan saja,” tandasnya.

Informasi yang Bekasi Terkini himpun, pertemuan yang digagas Golkar tidak semata acara makan malam saja. Partai politik yang hadir dalam acara itu, yakni PPP, Hanura, Demokrat, PAN, PKB, Nasdem dan Perindo sepakat mendukung Rahmat Effendi yang tak lain merupakan Ketua DPD Golkar Kota Bekasi sekaligus petahana pada Pilkada Kota Bekasi tahun 2018 mendatang. Bukti dukungan dikuatkan dengan adanya penandatanganan surat dukungan oleh ketua-ketua partai.(Red)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke [email protected]