klikbekasi.co

Ayah Joya Sayangkan Aksi Anarkis Warga Babelan

Asmawi, ayah dari Muhamad Al Zahra, menyayangkan perbuatan anarkis yang dilakukan massa Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, hingga menyebabkan putranya mati secara mengenaskan.

“Negara kita negara hukum, kok bisa berbuat demikian? Anak saya sampai digedik (dipukul) dan dibakar hidup-hidup. Hati saya pedih,” kata Asmawi, ditemui saat proses autopsi jenazah Joya di TPU Kedondong, Cikarang Utara, Rabu (9/8/2017).

Asmawi meminta polisi menangkap lima pelaku lainnya yang masih buron. Bagaimana pun, perbuatan mereka bersalah dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Saat ini, polisi telah menangkap dua pengeroyok Joya berinisial SU dan MA. Keduanya bersama-sama telah memukul Joya dengan cara ditendang dan dipukul.

“Saya enggak pernah didik anak buat mencuri. Saya yakin anak saya bukan seperti itu,” ucap Asmawi. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke [email protected]