Dinas PUPR perketat izin reklame perusahaan advertising

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan, izin – izin terkait pendirian reklame atau Billboard di Kota Bekasi, sebelumnya menjadi tanggungjawab DP3JU akan diperketat lantaran saat ini menjadi wewenang dinasnya.

Hal ini dilakukan Dinas PUPR akibat peristiwa robohnya billboard berukuran 8 x 5 meter milik PT Intan Advertising yang menimpa angkutan perkotaan bersama dengan supirnya di Jalan Sultan Agung Medan Satria, pada Rabu, (1/3/2017) lalu.

“Dinas kami baru berwenang untuk mengurus bidang reklame ini dua bulan, setelah kejadian kemarin, intinya izin pendirian reklame akan diperketat untuk perusahaan advertising mendirikan reklame di Kota Bekasi,” kata dia, Selasa (7/3/2017) kepada Bekasi Terkini.

Selama ini, kata Tri, DP3JU sebelum adanya perubahan SOTK dimana masih berwenang meninjau izin reklame hanya ada sebatas penerbitan titik lokasi. Kendati, tidak kembali meninjau untuk kekokohan infrastruktur bangunan.

“Karena sekarang menjadi wewenang kami, maka nantinya akan kami buat regulasi yang baru untuk izin spesifikasi dan kesesuaian tata ruang, agar kejadian seperti kemarin tidak terulang lagi,” tandas dia.

Di informasikan, sedikitnya ada 4.700 titik billboard yang ada di Kota Bekasi. Rinciannya, reklame ukuran kecil sekitar 4.000 titik dan reklame besar mencapai 700 titik. Seluruh titik itu tersebar di 12 kecamatan di Kota Bekasi.

Menyusul kejadian ini, Tri juga berencana akan mengevaluasi seluruh reklame yang ada di Kota Bekasi. Seluruh reklame itu, tersebar di jembatan penyebrangan orang (JPO) dan pinggir jalan. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.