klikbekasi.co

Ini Alasan Kepala SMKN 11 Kota Bekasi Pecat 23 Guru Honorer

Sebanyak 23 guru honorer di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 11 Kota Bekasi bakal dipecat. Mereka diberhentikan secara tidak hormat lantaran kerap ‘membangkang’.

“Ya mereka kerap melawan alias ‘membangkang’ dan tidak bekerja sesuai prosedur di sekolah,” kata Kepala SMKN 11 Kota Bekasi, Elvi Desilia Fajarina belum lama ini.

Sebab, kasus yang bergulir sejak Januari 2017 lalu di internal sekolah tak kunjung selesai. Padahal, beberapa kali proses mediasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun selalu tidak di indahkan oleh ara guru honorer itu.

Teranyar, Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan wilayah 1 Karawang, Otin Martini, pun sudah berupaya memdiasi.

Hanya saja, Elvi menyebut jika mediasi tersebut tak kunjug ada poin-poin yang diselesaikan. Soalnya, pihak Balai hanya mengintervensi agar para guru honorer tersebut dapat kembali ditampung.

“Padahal saya welcome, dan saya itu belum pernah mengeluarkan surat pemecatan, namaun mereka itu menganggap jika menolkan jampelajaran adalah memecat mereka, padahal itu hanya untuk mereka introspksi diri,” kat Elvi.

Saat mediasi, Kamis (28/9/2017) di SMKN 11 Kota Bekasi, sebenarnya Elvi sudah mengamini permintaan pihak Balai agar dapat kembali menampung 23 guru tersebut.

Namun Elvi juga memberikan catatan khusus bagi mereka, seperti membersihkan nama baiknya dan SMKN 11 Kota Bekasi dengan meminta permohonan maaf kepada media massa.

Selain itu, para guru honorer juga diminta untuk melakukan klarifikasi atas berita dan laporan-laporan ke berbagai lembaga dan instansi pemerintah, menyabut surat kuasa mereka terhadap pengacaranya dengan surat resmi sesuai aturan.

“Saya juga meminta mereka memnuhi aturan kontrak kerja yang berlaku. Baru tindakan selanjutnya adalah membicarakannya kembali jika syarat itu dipenuhi,” bebernya.

Namun bukan syarat yang dipenuhi oleh para guru honorer tersebut. Malahan, kata Elvi, pada Jumat (29/9/2017) kemarin. Elvi mendapat kabar kurang sedap.

“Saya malah di fitnah oleh mereka jika tidak diperkenankan mengajar di SMKN 11 Kota Bekasi, mereka ngadu ke Balai kalau saya melarang dan mengintruksikan security untuk menghalau mereka masuk, padahal, sama sekali mereka tidak datang,” kata dia.

Hal itulah yang membuat Elvi naik pitam. Atas dasar itu juga Elvi berniat melakukan pemecatan 23 guru honorer yang dianggapnya ‘membangkang’.

“Sudah tidak adalagi tolerir yang saya berikan, ini adalah keputusan final yang wajib dilakukan, karena perbuatan mereka sudah melebihi batas,” tandasnya. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.