Ini Nomor Urut Calon Kepala Daerah di Pilkada Kota Bekasi 2018

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menetapkan nomor urut calon kepala daerah di Pilkada Kota Bekasi 2018. Penetapan nomor dilakukan melalui mekanisme pengundian yang di gelar di Hotel Horison, Kota Bekasi, Selasa (13/2/2018).

Pasangan Rahmat Effendi-Tri Adhianto selaku kandidat petahana yang diusung oleh partai Golkar, Demokrat, Hanura, PAN, PKB, PPP beserta partai non parlemen seperti PKPI, Perindo dan Nasdem mendapat nomor urut 1.

Sedangkan penantangnya Nur Supriyanto-Adhy Firdaus yang diusung PKS dan Gerindra mendapat nomor urut 2.

Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi mengatakan, nomor urut yang telah dimiliki oleh kedua paslon dapat digunakan dalam Pilkada 2018.

“Nomor urut ini sudah boleh digunakan untuk semua kegiatan Pilkada 2018,” kata Ucu.

Menurut dia, menyusul penetapan nomor urut kedua Paslon, KPU Kota Bekasi akan mulai melakukan pencetakan Alat Peraga Kampanye (APK) pada tanggal 13 Februari 2018

APK yang disiapkan KPU Kota Bekasi ialah 5 baliho untuk seluruh wilayah Kota Bekasi dan 30 spanduk per kecamatan yang akan disebar di 12 kecamatan.

“Kemungkinan tidak semua, karena batas waktu yang hanya dua hari. Kita lihat dari kemampuan pihak ketiga. Karena batas waktunya sedikit, cuma dua hari, idealnya sampai dengan tanggal 15 Februari sudah ada,” tambahnya.

Pihaknya juga akan melakukan rapat bersama dengan Pemkot Bekasi untuk menentukan titik – titik mana saja yang diperkenankan untuk memasang baliho dan spanduk.

“Yang menentukan titiknya KPU dengan berkordinasi ke Pemerintah daerah,” ucapnya.

Kedua Paslon yang telah mendapatkan nomor urut juga diminta untuk menyerahkan jadwal beserta tempat kampanye terbuka dan tertutup ke KPU Kota Bekasi pada, Kamis (15/2/2018).

“Itu untuk menjaga ketertiban saat kampanye dan tertib administrasi. Selain itu agar dapat mengatur ritme agar ketika kampanye jadwalnya tidak berbenturan,” tandasnya.

Soal nomor urut, Rahmat Effendi mengaku tidak masalah. Mneurutnya, nomor berapapun dia terima.

“Dikasih pun saya terima, nomor berapun kami terima,” kata kandidat petahana itu.

Sementara pesaing Rahmat Effendi, Nur Supriyanto mengatakan, ia berharap nomor urut bisa menjadi berkat buat dirinya.

“Berapapun nomonya jadi berkat buat saya,” kata dia.

Masa pencoblosan pada Pilkada Kota Bekasi sendiri akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018.(*)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.