Ini Penjelasan Dinas PUPR Terkait Longsor di Jalan Cipendawa

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan mengaku, saat ini pihaknya masih mencari penyebab pasti rontoknya turap beton Kali Bekasi di Jalan Cipendawa. Namun, dirinya memastikan bangunan tanggul tersebut adalah bangunan lama.

“Konstruksi bangunan tanggul merupakan konstruksi lama, dibangun sekitar tahun 2011 silam,” ungkap dia, Selasa (28/2/2017) kepada Bekasi Terkini yang mengaku pihaknya sudah mengecek Jalan Cipendawa, di Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawaumbu.

Menurut Dicky, turap beton di sepanjang aliran Kali Bekasi berpotensi longsor. Apalagi yang ada di daerah belokan.

“Semua lokasi berpotensi longsor, apalagi kalau letaknya di meandering (belokan),” ujar Dicky.

Untuk peristiwa tersebut, saat ini Dicky mengaku, sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

“Sepanjang aliran Kali Bekasi merupakan wewenang dari Kementerian PUPR dalam hal ini BBWSCC.  Kami sudah berkoordinasi, dan akan segera ditangani,” tandas dia.

Berdasarkan pemantauan, saat ini garis police line sudah terpasang di Jalan yang menyambungi anatara Jatiasih – Rawalumbu – Bantargebang. Arus lalu lintas dari Jalan Raya Siliwangi menuju Jalan Raya Pekayon juga dialihkan ke jalur sebaliknya. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.