klikbekasi.co

Jaksa Jerat Hukuman Muhamad Hidayat 8 Tahun Penjara

Pelapor Putra Presiden Republik Indonesia, Kaesang Pangarep, Muhammad Hidayat S, di dakwa Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dengan pasal berlapis.

Kendati, Hidayat dijerat hukuman bukan karena masalah pelaporan putra Joko Widodo. Melainkan penyebaran video yang profokasi mantan Kapolda M Iriawan.

Hidayat dijerat pasal berlapis UU ITE dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara oleh Kejari Kota Bekasi.

Kasipidum Kejari Kota Bekasi, Andi Adikawira, mengaku jika kasus Hidayat sudah dibacakan didepan majelis hakim pada Senin (25/9/2017) kemarin.

“Sudah dibacakan kemarin. Besok agendanya dilanjut eksepsi dakwaan jaksa,” kata Andi , Selasa (26/9/2017).

Eksepsi itu kata Andi, atas dorongan kuasa hukum Hidayat. Kejari sendiri mengaku tidak keberatan dengan itu.

“Enggak masalah, kita lihat fakta persidangan nanti seperti apa ya,” tandas Andi.

Hidayat dilaporkan dalam laporan polisi bernomor LP/976/XI/2016/Dit Reskrimsus tanggal 8 November 2016 karena mengunggah video soal mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan.

Dalam video tersebut, Hidayat menambahkan kata-kata yang menyebut bahwa Iriawan memprovokasi massa.

Hidayat menyebarkan video tersebut di akun YouTube berjudul ‘Terungkap..!! Kapolda Metro Kaya Provokasi Massa FPI agar Serang Massa HMI. Ini Buktinya..!!’.

Video tersebut diunggah melalui akun Muslim Friend dengan durasi 1 menit 35 detik pada 5 November 2016.

Karena itu, Jaksa menjerat Muhammad Hidayat dengan pasal 32 ayat 1 UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45 ayat 2 UU ITE UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE. Lantaran video provokatif tentang Kapolda Polda Metro Jaya. (Mya


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.