klikbekasi.co

Jelang Pilkada Kota Bekasi, Syaikhu: ASN Harus Netral

Menjelang perhelatan Pilkada Kota Bekasi 2018, Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, meminta agar aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota Bekasi bersikap netral.

Hal itu kata Syaikhu, sudah diatur dalam pasal 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2O14 yang dinyatakan bahwa penyelenggaraan kebijakan dan Manajemen ASN antara lain berdasarkan pada asas netralitas.

“Jangan memihak kepada salah satu calon pemimpin, jangan ikut dalam lingkaran politisi,” kata pria yang juga menduduki kursi Ketua DPW PKS Jawa Barat, Rabu (9/8/2017).

Pria namanya masuk dalam bursa Calon Wakil Gubernur Jawa barat di Pilkada 2018 ini juga mengaku keberatan dengan adanya sikap yang memihak kepada calon kontestan dalam pesta demokrasi lima tahunan.

Sebab, dalam Pasal 4 angka 15 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS disebutkan, Pegawai Negeri Sipil dilarang memberikan dukungan kepada calon Kepala Daerah dan atau Wakil Kepala Daerah.

“Peraturan itu untuk dukungan moril secara langsung maupun tidak langsung. Artinya, melalui media sosial juga tidak diperkenankan. Bila ditemukan nantinya, tentu ada sanksi tegas bahkan sampai pemecatan,” terang Syaikhu.

Karena itu, Syaikhu sendiri berharap agar ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi dapat bekerjasa secara propesional untuk kemajuan kota patriot ini.

“Jadi, program-program kerja juga dilaksanakan dengan baik. Tidak ada program yang hanya untuk menguntungkan seseorang. Tapi harus kepada masyarakat luas,” tandas Syaikhu. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke [email protected]