klikbekasi.co

Kasasi BKN Ditolak Mahkamah Agung dalam Kasus Joaninha

Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas perkara pemecatan tanpa hak pensiun kepada aparatur sipil negara (ASN) Kota Bekasi, Joaninha De Jesus Carvalho.

Itu berdasarkan putusan tertanggal 14 September 2017 dengan nomor register perkara 422K/TUN/2017 amar putusan yang mengatakan bahwa Kasasi tidak dapat diterima atas permohonan kasasi yang diajukan oleh Kepala BKN terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung dengan nomor perkara 85/G/2016/PTUN.BDG melawan Ninha.

Atas dasar itu, Kuasa Hukum Ninha dari YLBH Putih Indonesia, Tekda Beko Bagarri Tita, menyatakan bahwa Ninha tidak bersalah sesuai tuduhan BKN dimana disebutkan Ninha sebagai warga negara Timor Lestle.

“Putusan MA sendiri sudah dikeluarkan dalam website resmi MA bahwa MA telah menolak Kasasi yang dilakukan BKN terhadap terdakwa Ninha. Dan secara tidak langsung menyatakan bahwa Ninha tidak bersalah atas tuduhan atau tindakan BKN atas pemecatan Ninha,” katanya, Rabu (25/10/2017).

Dengan telah dikeluarkannya putusan MA, kata Tekda, BKN dan Pemkot Bekasi dalam hal ini Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi, berkewajiban untuk mengembalikan seluruh harkat, martabat serta kedudukan dari Ninha sebagai ASN di Kota Bekasi sebagai konsekuensi hukum terhadap putusan MA.

“Dan saat ini kami masih menunggu pemberitahuan resmi dari Mahkamah Agung melalui PTUN Bandung untuk dapat melakukan eksekusi atas putusan tersebut langsung kepada yang bersangkutan, dalam hal ini BKN dan BKD Kota Bekasi,” tandasnya. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.