klikbekasi.co

Kepala SMKN 11 Kota Bekasi: Ada Intervensi Kepala Balai Soal Pemecatan 23 Honorer

Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 11 Kota Bekasi, Elvi Desilia Fajarina, mengaku mendapat tekanan alias intervensi dari Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan wilayah 1 Karawang, Otin Martini.

Intervensi itu soal dikembalikannya 23 guru honorer yang terus melawan alias ‘membangkang’ terhadapnya untuk dikembalikan mengajar 24 jam di SMKN 11 Kota Bekasi.

“Intervensi itu dilakukan ketika proses mediasi pada Kamis (28/9/2017). Dia (Otin) kerap memaksa saya untuk mengembalikan jam mengajar kepada guru lama, sementara saya sudah mempunyai guru baru,” ungkapnya belum lama ini.

Bahkan, kata Elvi, Kepala Balai juga kerap memaka agar para guru baru ‘angkat kaki’ dari SMKN 11 Kota Bekasi.

“Kalau untuk mengembalikan guru lama sudah saya persilahkan, namun mereka sudah memfitnah saya, dan soal memecat guru baru saya tidak bisa,” katanya.

Yang jelas, saat ini keputusan Elvi memberhentikan 23 guru lama sudah bulat dan tidak bisa diganggu gugat. Meski pun dengan sikap ngotot Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan wilayah 1 Karawang.

“Dia (Otin) tidak bisa mengintervensi saya, yang bisa memutuskan adalah Dinas Pendidikan Jawa Barat, Otin itu setara dengan saya, hak dia adalah mengawas, membina dan memberi masukan, bukan intervensi,” tegasnya.

Karena itu, Elvi meminta agar Dinas Pendidikan Povinsi Jawa Barat, segara turun tangan dan melakukan tindakan tegas terkait permasalahan yang bergulir.

“Saya minta hanya Pemprov Jawa Barat tegas dalam hal ini, karena kami sekrang berada di kewenangannya, bukan di Kota Bekasi lagi. Juga inspektorat diharapkan dapat cepat menangani hal ini,” tandasnya. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.