klikbekasi.co

Komunitas Pencinta Alam Galang Dana untuk Muslim Rohingya

Puluhan warga Jatiasih yang tergabung dalam Komunitas Pecinta Alam (KPA) Cempala menggalang dana untuk korban kekerasan dari pemerintah dan tentara Myanmar, etnis Rohingya, Senin (11/9/2017).

Aksi yang ditemakan solidaritas kemanusiaan itu dilakukan di empat titik utama Jatiasih. Salah satunya adalah di lampu merah komsen Jatiasih.

Mereka melakukan protes keras terhadap Pemerintah Myanmar dan para aparatnya. Dalam aksi itu, mereka membawa beberapa kardus bertuliskan #Saverohingyang, #Kpacempalapedulikemanusiaan, #Aksisolidaritas.

“Aksi kita kali ini benar-benar piur karena rasa kemanusiaan yang timbul dalam hati nurani kita sesama manusia, bukan hanya ikut-ikutan semata,” kata koordinator aksi, Sugiyanto.

Aksi solidaritas KPA Cempala beserta anggota dan simpatisannya mengumpulkan dana dari pengendara yang melintas, untuk selanjutnya dana yang terkumpul tersebut disalurkan untuk para pengungsi Rohingya.

“Hasil penggalangan dana kemanusiaan yang kami dapatkan hari ini akan kami salurkan kepada saudara-saudara kami di Rohingya, dan semoga dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” ujarnya.

Sambungnya, walaupun terik panas dan polusi tidak menghalangi berjalannya kegiatan ini dan tidak menyurutkan semangat para relawan untuk menyuarakan dan mengulurkan tangan dengan cara melakukan aksi solidaritas penggalangan dana.

“Alhamdulillah, dengan semangat dan perjuangan kawan-kawan semua kita mendapatkan hasil yang memuaskan, dan ternyata masyarakat masih mempunyai rasa empati dan jiwa sosial yang tinggi,” tuntasnya.

Untuk diketahui, kekerasan yang dilakukan Pemerintah Myanmar terhadap komunitas Muslim Rohingya merupakan salah satu tragedi kemanusiaan terbesar pada abad milenial ini.

Korbannya tidak hanya kaum milisi, tetapi juga warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan. Sejak akhir Agustus lalu, kondisi orang-orang Rohingya terus memburuk, setelah terjadi eskalasi konflik antara tentara Myanmar dan kelompok bersenjata etnis Rohingya.

Belum diketahui berapa korban yang tewas, tetapi diperkirakan paling sedikit 400 orang. Peristiwa kekerasan ini juga menyebabkan 27.000 warga Rohingya terpaksa mengungsi dalam keadaan menyedihkan. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke [email protected]