Konsep Blocking Guide belum diterapkan di Pedestrian Kota Bekasi

Pedestrian Kota Bekasi belum menerapkan konsep yang ramah bagi semua pengguna jalan. Hal itu terlihat dari tidak tersedianya Blocking Guide untuk pengguna jalan penyandang disabilitas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bekasi, Tri Ardhianto membenarkan hal tersebut. Akan tetapi, kata Tri, ke depan fasilitas tersebut akan menjadi acuan untuk pembangunan pedestrian di Kota Bekasi.

“Sempat komunikasi dengan komunitas penyandang disabilitas di bekasi, saat ini belum kita terapkan di pembangunan pedestrian saat ini. Tapi selanjutnya akan kita terapkan dipembangunan pedestrian tahap berikutnya,” ungkap dia, Senin (27/3/2017).

Tri mengaku, terkait fasilitas pedestrian yang ramah bagi seluruh masyarakat sebetulnya sudah ada dalam perencanaan jangka panjang, seperti pedestrian yang ada di Jalan Jendral Ahmad Yani yang baru ada fasilitas rambu pengguna sepeda, kursi, dan lampu penerangan jalan.

“Sudah ada pemikiran ke arah situ, karna seperti yang di Jalan Ahmad Yani nanti akan kita kembangkan namun untuk saat ini memang belum,” terang dia.

Tri mengungkapkan pada 2017 ini, pembangunan pedestrian di Kota Bekasi akan terus digencarkan, dengan menargetkan 1,5 KM per tahun.

“Di 2017 ini nantinya kita akan terus melanjutkan pembangunan pedestrian, seperti di Ahmad Yani kita akan teruskan pembangunannya sampai total, lalu pedestrian dia Jalan Chairil Anwar, dan Jalan KH Noer Ali,” ujar dia.

Tri berharap dengan rencana pembangunan yang berkelanjutan semua pihak dapat merasakan perubahan.

“Kita coba ada lompatan lompatan besar untuk memberikan dampak perubahan yang lebih nyaman untuk para pengguna jalan,” tandas dia. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.