klikbekasi.co

Mengusut Kongres Pemuda Kota Bekasi ke Muka Hukum

Penyelenggaraan Kongres Pemuda Kota Bekasi pada tanggal 23 sampai 26 Oktober 2017 di Hotel Santika, Mega Bekasi tidak bisa dibiarkan menguap begitu saja kendati acara tersebut sudah berakhir.

Hajatan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi dengan menggandeng Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi yang menyedot anggaran hingga Rp 700 juta itu wajib diminta pertanggungjawabannya.

Para pemuda Kota Bekasi, terutama mereka yang tergabung dalam Organisasi Kepemudaan (OKP) harus berperan aktif mempertanyakan dan menggugat acara ini.

Sebab acara ini jelas-jelas terkesan mengada-ngada dan hanya jadi ajang menghamburkan anggaran APBD. Bahkan bila kita mau berburuk sangka, acara ini hanya jadi ajang untuk merampok anggaran APBD Kota Bekasi.

Lebih jauh, kalau para pemuda mau sedikit berpikir keras, hajat ini berpotensi besar bermasalah secara hukum dalam hal ini korupsi. Penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan dan Kepolisian tentu mafum benar.

Kini, bola ada di tangan pemuda Kota Bekasi, mau di bawa kemana arahnya. Apakah persoalan ini akan di bawa ke meja hijau atau dibiarkan menguap begitu saja.

Atau para pemuda Kota Bekasi, mereka para pengurus OKP berpura-pura tutup mata dan seolah tidak tau dengan persoalan ini.

Atau, jangan-jangan para pemuda Kota Bekasi justru menjadi kolaborator oknum-oknum di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi dalam menggarong uang rakyat?

Redaksi


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.