Panwaslu Buka Pendaftaran Panwas Tingkat Kecamatan Kota Bekasi

Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti mengumumkan bahwa pihaknya telah membuka pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan se-Kota Bekasi.

Novi mengaku jika sudah membuka pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan sejak Sabtu, 23 Septermber 2017. Nantinya, pendaftaran akan ditutup pada tanggal 30 September mendatang.

Sejatinya kata Novi, para calon peserta bisa mendaftarakan diri melalui website www.bawaslu-jabarprov.go.id.

Namun, Novi juga menyediakan kantor sekretariat bagi masyarakat yang ingin mengawasi penyelenggaran Pilkada serentak tingkat Kota Bekasi.

Saat ini, kantor Panwaslu berada di Jalan Mayor Hasibuan Nomor 4 RT 005/08, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

Hanya saja, untuk menjadi anggota Panwas Kecamatan tidak semudah yang dibayangkan. Novi menegaskan jika para calon pendaftar akan diberikan beberpa tes yang disipakan oleh Bawaslu Jabar.

“Kriteria peserta secara garis besar tidak terlibat dalam partai politik dan memiliki kompetensi dalam bidang pengawasan, usinya minimal 25 tahun, pembukaan pendaftar dari pukul 08.00-16.00 WIB, berdomilisi di kecamatan masing-masing,” kata Novi, Selasa (26/9/2017).

Lanjutnya, setiap kecamatan membutuhkan tiga anggota Panwaslu Kecamatan dan setidaknya ada 9 orang yang mengikuti seleksi di tiap kecamatan agar memperoleh figur terbaik. Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 22 Oktober 2017 mendatang.

Dalam penyelenggaraan Pilkada Kota Bekasi 2018, Novi berharap agar nantinya masyarakat mampu mencermati dan jeli menggunakan hak pilihnya masing-masing.

“Tidak ada intervensi dari siapapun, profesionalisme dan independensi dari penyelenggara Pilkada juga harus dijaga, supaya kedepan Pilkada 2018 terlaksana dengan lancar,” katanya.

Disisi lain, ia juga membeberkan beberapa tantangan Panwaslu. Salah satunya adalah ‘money politic’. Sebab, money politic sendiri tidak hanya sekedar uang.

“Bentuknya itu bermacam-macam, contoh kecilnya dalah pemberian barang seperti jam tangan, jam tangan yang bergambar paslon diedarkan pada masa tenang,” katanya.

Makanya, untuk mengantisipasi hal tersebut, Panwaslu sendiri bakal berkoordinasi dengan semua stakholder di Kota Bekasi.

“Nanti kita bikin sosialisasi pengawasan partisipatif dengan melibatkan stakholeder, diharapkan dapat meminimalisir konflik horizontal dari tingkatan masyarakat,” tandas Novi. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.