klikbekasi.co

Paripurna Pembentukan Pansus Penggusuran Ditunda Lagi

Agenda rapat paripurna pembentukan panitia khusus (pansus) kasus penggusuran di DPRD Kota Bekasi, Jumat (25/11/2016), kembali ditunda. Rapat ulang diagendakan Senin (28/11/2016).

Rapat tidak digelar lantaran hampir semua anggota dewan tidak berangkat ke kantor. Mereka, sejak Rabu (23/11/2016), melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah–sesuai komisi (bidang).

Tidak hanya anggota dewan, pegawai sekretariat DPRD juga melakukan kegiatan bimbingan teknis di luar kota sejak Selasa (22/11/2016).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Reynold Tambunan menyayangkan mengapa rekan-rekannya belum pulang. Padahal, semestinya, kunjungan bisa dipercepat.

“Memang, batas waktunya adalah 3 hari. Tapi kan bisa dipercepat. Agenda di Kota Bekasi jauh lebih penting ketimbang kunjungan kerja,” kata Reynold kepada Bekasi Terkini.

PDI Perjuangan, yang merupakan inisiator pansus, meyakini bahwa ada upaya boikot yang disokong langsung wali kota Bekasi Rahmat Effendi dan wakilnya, Ahmad Syaikhu.

“Kalau memang menolak ya mari kita beradu argumen di ruang rakyat ini. Di pansus, Pemkot Bekasi justru mempunyai ruang untuk melegitimasi kebijakannya,” jelas Reynold.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Anim Imamuddin bahkan menyebut kekosongan orang di DPRD merupakan sabotase. Ia curiga pegawai negeri juga diinstruksikan langsung oleh wali kota.

“Kami kompak tidak ikut kunker. Seharusnya, sekretariat DPRD itu jadi penengah bagi anggota dewan. Sikap kubu pemerintah¬†tidak dewasa,” kata Anim.

Sebelumnya, pada Selasa (22/11/2016), agenda rapat paripurna pertama tertunda karena jumlah minimal peserta tidak terpenuhi. 30 anggota dewan memilih tidak masuk ruang rapat.

(Baca juga: Rapat Paripurna Penetapan Pansus Penggusuran Ditunda)

Di waktu yang bersamaan, sejumlah ketua partai koalisi pendukung eksekutif justru menggelar jumpa pers di luar gedung DPRD.

Mereka menjelaskan alasan menolak pansus. (Baca juga: Alasan Partai Koalisi Menolak Pansus Penggusuran)

Sekadar diketahui, kebijakan penggusuran Pemkot Bekasi telah memicu polemik. Tidak cuma di DPRD, tapi juga di kalangan masyarakat umum.

Tahun 2016, Pemkot Bekasi menargetkan 51 titik penggusuran. Hingga sekarang, hanya beberapa titik saja yang belum dieksekusi. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.