Peserta dakwah Zakir Naik di Kota Bekasi tembus 15.000

Jumlah peserta yang mendaftar dalam acara dakwah ulama dunia, Dr. Zakir Naik di Stadion Patriot Candrabhaga, yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, pada Sabtu, 8 April 2017 malam mendatang, kian bertambah. Sampai Kamis (30/3/2017) siang atau lima hari pasca pendaftaran itu dibuka, jumlah peserta telah mencapai 15.000 orang.

“Jumlah ini akan terus bertambah setiap harinya,” ujar Sekretaris Panitia Pelaksana Zakir Naik Indonesia Visit 2017, Arif Fatwaddin di kantor Pemerintah Kota Bekasi sore kepada Bekasi Terkini.

Arif mengatakan, sampai saat ini panitia masih membuka pendaftaran itu secara online di websitewww.zakirnaikvisit.id. Pendaftaran dilakukan secara gratis dan panitia membatasi jumlah peserta melalui online mencapai 22.000 orang.

Sisanya 2.000 orang akan dialihkan untuk peserta yang mendaftar secara manual. Dengan begitu, jumlah peserta yang akan menonton di tribun Stadion Candrabhaga mencapai 24.000 orang.

“Sengaja kami sisakan 2.000 pendaftar secara manual, untuk memberikan kesempatan kepada warga yang berusia dewasa khususnya yang tidak memahami cara mendaftar secara online,” ungkap dia.

Menurut Arif, sebetulnya Stadion Candrabhaga mampu menampung 30.000 orang. Namun karena 6.000 kursi dialihkan untuk panggung dan peralatan suara (sound sistem), maka kapasitas tribun hanya mampu menampung 24.000 orang.

Arif memproyeksikan, jumlah penonton yang hadir bisa mencapai 40.000 orang. Bagi penonton yang tidak mendapatkan kursi di tribun, bisa menonton acara itu dari area luar stadion. Sebab, kata dia, panitia telah menyiapkan dua layar ukuran besar di luar stadion agar penonton bisa menikmati acara tersebut.

Arif menjelaskan, acara akan berlangsung selama tiga jam dari pukul 20.00 sampai 23.00. Rinciannya satu jam dakwah dan sisanya dua jam dipakai untuk sesi tanya-jawab. Selain dihadiri oleh masyarakat sipil, acara itu juga dihadiri oleh tokoh dari lintas agama. Adapun tema dalam ceramah ini adalah

“Similarity Between Islam And Christiany” dengan penerjemah Bahasa Indonesia.

Arif tidak menampik, masih ada saja sekelompok masyarakat yang menentang atau resistensi terhadap sosok Zakir Naik. Namun dia memastikan, tidak ada gejolak yang berarti dalam kegiatan dakwah itu. Berdasarkan analisa intelijen dari kepolisian, kata dia, sejauh ini potensi kericuhan dalam kegiatan itu tidak ada sama sekali.

“Dari hasil pemantauan belum ada penolakan keberadaan beliau. Perlu diingat, Kota Bekasi merupakan daerah heterogen dengan keberagaman suku, ras dan agama namun berjalan harmonis,” imbuh dia.

Arif menambahkan, panitia juga telah menyiapkan beberapa kantong parkir kendaraan seperti di gedung parkir stadion, Islamic Center, Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi dan wilayah Summarecon Bekasi.

Berdasarkan analisanya, mayoritas para penonton akan datang ke lokasi menggunakan sepeda motor. Rinciannya pengguna motor mencapai 48 persen, mobil pribadi 22 persen, pengguna angkutan umum 20 persen serta sisanya 10 persen pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) dan kendaraan carteran atau sewa.

Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Kota Bekasi, Ahmad Yani menambahkan, Zakir Naik memilih Kota Bekasi karena memiliki stadion yang berkapasitas cukup besar. Awalnya, mereka membidik Stadion Gelora Bung Karno yang ada di Jakarta, namun karena sedang tahap perbaikan maka dialihkan ke Kota Bekasi.

“Beliau sudah mendatangi stadion kita pada Februari 2017 lalu. Kedatangannya untuk melihat kondisi stadion,” ungkap dia.

Yani memastikan, dalam acara itu tidak ada rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Ahmad Yani. Karena acara berlangsung di dalam stadion dengan pengawalan 2.000 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi. Jumlah personel ini, kata dia, dirasa cukup untuk mengawal kegiatan dakwah akbar itu.

“Kalau ada penambahan dari polisi kami siap menampungnya,” kata dia.

Sejauh ini, kata Yani, proses perizinan kedatangan ulama asal India itu telah rampung. Bahkan izinnya sudah sampai ke Polda Metro Jaya hingga Mabes Polri.

“Izinnya sudah ada, kami tinggal menyiapkan yang teknis saja misalnya letak panggung dan sistem pengamanan di lapangan,” ungkap dia.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan, bakal menghadiri kegiatan dakwah itu. Bahkan, Rahmat diagendakan bakal memberi sambutan atas kedatangan Zakir Naik. Kehadiran Rahmat sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap acara yang dianggap positif.

“Sejauh acara itu bernuansa positif, saya akan datang,” tandas dia. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.