klikbekasi.co

Pilgub DKI: 750 Personil Polisi diterjunkan jaga TPS di Jakarta Timur, 1.800 cegah Mobilisasi Massa di Kota Bekasi

Polres Metropolitan Bekasi Kota masih akan menerjunkan 750 personil untuk berjaga diwilayah, Jakarta Timur, pada hari H pemilhan gubernur DKI Jakarta.

Hal ini menyusul adanya Tamasya Al-Maidah 51 yang dilakukan oleh sekelompok Organisasi massa (Ormas) Islam yang ada.

“Setiap personil akan ditempatkan per TPS satu personil di Jakarta Timur,” kata Kepala Subbagian Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing, Selasa (18/4/2017) kepada Bekasi Terkini.

Jumlah tersebut, lanjut Erna, disamakan dengan jumlah TPS yang ada di Jakarta Timur sebanyak 750. Untuk itu, personil diposisikan per-satu TPS.

“Ada 6 wilayah di Jakarta Timur dan kita sebar semuanya, tentunya juga bersama dengan TNI,” ungkap dia.

Berkaitan dengan adanya mobilisasi massa. Pihaknya juga menyiapkan 1800 personil di Kota Bekasi.

Mereka akan berjaga disetiap titik rawan yang pantang adanya mobilisasi bergerak ke daerah DKI Jakarta.

“Petugas juga akan ditempatkan disetiap pintu atau gerbang Tol yang ada di Kota Bekasi,” kata dia.

1800 personil yang bersiaga di Kota Bekasi. Adalah gabungan dari Polsek yang ada diwilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota.

“Bhabinkamtibmas dan Bimaspol kita terus berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terpengaruh oleh gerakan massa lain,” tandas dia.

Di informasikan, DKI Jakarta akan ada pemilihan gubernur putaran kedua yang jatuh pada tanggal 19 April 2017. KPU Jakarta menyediakan ribuan TPS untuk perhelatan pesta demokrasi itu.

Adapun Kandidat yang bertarung diputaran kedua yakni, pasangan Basuki Tjahaja Puranama-Djarot Saiful Hidayat dari nomor urut 2, dan Anis Baswedan-Sandiaga Uno dari nomor urut 3. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.