Rapat Paripurna Penetapan Pansus Penggusuran Ditunda

Rapat paripurna di gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa (22/11/2016), dengan agenda pembentukan panitia khusus (pansus) kasus penggusuran, ditunda.

Paripurna akan digelar kembali pada Jumat, 25 November 2016, karena batas minimal peserta yang hadir tidak terpenuhi.

Pantaun Bekasi Terkini, paripurna hanya dihadiri 20 anggota DPRD yang terdiri dari 12 anggota Fraksi PDI Perjuangan, lima anggota Gerindra, dua anggota PPP, dan satu anggota Demokrat.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai, menduga ada sabotase dari sejumlah petinggi partai. Mereka menginstruksikan agar anggotanya tidak masuk ke ruang paripurna.

“Ini seperti sudah direncanakan. Ada Sabotase. 30 anggota tidak masuk ke paripurna, sehingga tidak kuorum dan harus ditunda,” kata Tumai.

Menurut Tumai, hanya PDI Perjuangan yang semua anggotanya ikut. Gerindra minus satu dari total enam, PPP minus dua dari total empat, Demokrat minus tiga dari total empat.

Semua anggota Golkar (delapan) tidak ikut, PKS (delapan) tidak ikut, Hanura (empat) tidak ikut, PAN (empat) tidak ikut dan PKB (satu) tidak ikut.

“Hitungan kami sebelumnya, semua fraksi yang mendukung pansus anggotanya ikut. Tapi tidak apa-apa. Jumat, pansus pasti jadi,” kata Tumai optimis.

Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi, Ibnu Hajar Tanjung, menyesalkan seorang anggotanya, M Dian, tidak ikut dalam rapat paripurna–malah ke kubu sebelah.

Padahal, M Dian merupakan Wakil Ketua III DPRD Kota Bekasi. Ibnu berjanji akan memberi sanksi kepada Dian di internal partai.

“Dian sebentar lagi di DPRD turun jabatan menjadi anggota biasa, tidak lagi pimpinan. Di partai, nanti ada sanksi untuknya,” jelas Ibnu.

Sekadar diketahui, sejumlah anggota DPRD berniat membawa kasus penggusuran ke gedung mereka. Pansus diharapkan bisa mendudukan kasus penggusuran secara komprehensif.

Pemkot Bekasi, yang telah menggusur 49 titik dari target 51 titik di tahun 2016, dianggap sewenang-wenang. Warga tidak diajak dialog dan tidak ada solusi relokasi. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.