klikbekasi.co

Ratusan Anak Penderita Thallasaemia Bekasi Jalan Jalan ke Ancol Bersama Daihatsu

Sorot matanya berbinar. Gelak canda tawa membahana ke angkasa. Kebahagiaan terpancar di antara riuhan senda guraunya. Ratusan anak belasan tahun dengan kaos kuning bertuliskan “Daihatsu Peduli Thalassaemia” terhipnotis pagelaran atraksi.
Dari pagelaran drama kepahlawanan Scorpion Pirates, Underwater Kisah Tornado Fish si Putri Duyung & Penyelam, Keunikan Singa Laut hingga atraksi si Lumba Lumba. Puncaknya ratusan anak penyandang Thallasaemia Depok dan Bekasi terpukau film 4 D. Adegan film animasi Yogi Bear 4 dimensi.
“Ya saat kita nonton film 4 D itu, sepertinya kita ikut masuk dan beradegan main di dalam film tersebut, kayak beneran gitu,”tukas Adi yang merasa senang dengan program Daihatsu Peduli Thalassaemia saat berbincang ringan dengan di Ocean Dream Samudra Dufan Ancol, Jakarta Utara, pada Kamis (24/8/2017).
Kebahagiaan tiada tara bagi anak anak penyandang Thallasaemia tertumpah dalam riungan kebersamaan. Seakan, melupakan dirinya yang tersandera Thallasaemia. Bocah-bocah usia 5-20 tahun menyatu dalam bingkai keceriaan.
“Pokoknya seneng banget, bisa ngumpul kayak gini, sama teman teman dan saudara. Harapan dan doa saya sih supaya lebih maju dan bikin acara acara begini lagi dan sukses dech buat Daihatsu,”ujar Khusnul Khotimah renyah.
Bocah penyandang Thallasaemia sejak kecil yang terdektesi mulai di bangku sekolah menengah pertama ini tampaknya riang gembira dapat berlibur ke Ancol bersama reakn rekannya sesama penyandang talasemia.
“Sejak dari kecil dan pas ketahuan kelas 7 SMP. Dan sekarang saya kelas 1 SMK Sandikta Bekasi.  Dan ini saya ikut yang ke dua kalinya,” imbuh bocah yang bermukim di Jatiasih ini.
“Tidak ada masalah, pernah selesai transfusi alergi dan gatal-gatal, tapi nggak sering. Malah senang kalau transfusi dan badan jadi lebih sehat,” tambahnya.
Sementara itu Kintakaloka Trisetyawanto selaku Kepala Sentra Daihatsu Cabang Narogong, Kota Bekasi saat dikonfirmasi MegapolIndonesia.com di depan Pintu Utama Ocean Dream Samudara tampak antusias.
“Kalau agenda acara funday ini, latar belakangnya filosofi PT Astra internasional Daihatsu Tbk bahwa kita berguna bagi bangsa dan negara. Salah satunya membuat program CSR (Corporate Social Responsibility) tanggung jawab sosial terhadap masyarakat, dan salah satunya kita pilih talasemia.” kata dia.
Harapan ke depan lanjut Kinta, acara ini untuk mereka yang non Thallasaemia, dapat mengedukasi bagaimana caranya menghambat Thallasaemia ini, dengan cara penyebarannya dengan keturunan, sedang untuk penderita berbagi kebahagiaan agar mereka bahagia daripada tidak beraktivitas dan hari ini wujud perduli dan kebahagiaan buat mereka.
Sementara itu penyandang Thallasaemia Rama Adiansyah tampaknya merasa legowo dan telah menerima segala yang terjadi sebagai bagian kehidupan.
“Kalau pribadi saya, selalu dibawa enjoy saja, meski ada kekurangan dalam diri saya dan saya tidak memikirkan itu, biar semangat karena bukan saya sendiri, ternyata banyak yang lainnya.” katanya.
Dikatakan Rama yang kini sekolah Kejar Paket C (setara SMA) bahwa awalnya sedih karena penyakit ini dibilang langka.
“Dulu, pertama kita ke RSUD lalu ke RSCM Jakarta, dan alhamdulillah ada teman seperjuangan yang seperti saya ini. Dan saya begini diketahui sejak umur 5 tahun,” sambungnya.
“Harapan saya pribadi, pokoknya pasti ada perubahannya, seperti obatnya, kita transfusi dan pelayanannya. Dan, sebulan sekali saya transfusi. Reaksi belum ada, tapi kalau teman teman ada yang reaksi, misalnya luka koreng kalau untuk penyakit lama sembuhnya, bernanah dulu,” jelas lelaki usia 20 tahun, yang kini tinggal di Mutiara Gading.
Sementara itu Hamdani Lukman selaku Kepala Daihatsu Cabang Depok, sempat orasi dihadapan sekitar 160 penyadang Thallasaemia dari Depok dan Bekasi.
“Saya tidak mau Depok dan saya tidak mau Bekasi, saya mau jadi satu kesatuan. Hari ini Depok dan Bekasi, dan kita jadi kesatuan. Hari ini, kita hadir di sini untuk bersenang senang,” jelasnya.
Dikatakannya, program PT Astra Internasional Daihatsu Tbk ini melakukan hubungan antara Daihatsu dengan penderita Thallasaemia agar kita merasakan bagaimana jadi satu kesatuan dengan Daihatsu bersama adik dan ibu ibu. Hari ini khusus untuk bisa saling mengenal dan kita gabungan dan alhamdulillah banyak dan saling kenal.
”Di Ancol hari ini, disiapkan makanan dan minuman dan silahkan bermain dengan sepuas puasnya, ini memang kita lakukan dengan penyandang talasemia dan mudah mudahan sama sama bahagia di Taman Impian Jaya Ancol,” katanya.
Acara yang dihelat sejak pagi hingga jam 14.00 WIB di Ocean Dream Samudra Ancol juga diberikan piagam secara simbolis kepada YTI POPTI Depok dan Bekasi, Nur dan Puspasari, yang selama ini telah mampu bersinergi membuat para penyandang Thallasaemia merasa hidup kembali. (***)

Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke [email protected]