klikbekasi.co

Survei: Ridwan Kamil Mantap Didampingi Demiz dan Aa Gym

Bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan hasil kajian lembaga survei Saeful Mujani Reaserch and Consulting (SMRC) menyebut sosok Deddy Mizwar (Demiz) dan Abdulah Gymnastiar atau Aa Gym sebagai pasangan yang cocok mendampingi dirinya dalam Pilkada Jawa Barat 2018.

Hal itu dikatakan Ridwan saat menyambangi Pondok Posantren Annur, Jalan Mochtar Tabrani, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, sebagai pembicara dialog.

Lembaga survei SMRC, kata Ridwan, membagi dua kelompok figur yang cocok mendampinginya sebagai calon wakil gubernur Jabar 2018-2023, yakni A dan B.

Dikelompok A atau utama, nama yang keluar adalah Deddy Mizwar dan Aa Gym. Sementara, pada kelompok B, muncul nama Desy Ratnasari, Dedy Mulyadi dan Bima Arya.

“Saat ini tingkat popularitas saya sudah mencapai 70 persen. Dari hasil survei, bila kelompok A bisa menjadi wakil saya, bisa menabahkan elektabilitas,” kata kang Emil sapaan akrabnya.

Menurut Emil, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan tokoh agama yang mengelola Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, Aa Gym, dianggap tepat bagi Wali Kota Bandung itu saat maju di Pilgub Jabar.

“Hasil survei mencatat, bila saya dipasangkan dengan kedua tokoh itu, maka presentase pemilihnya bisa di atas 60 persen,” kata Emil.

Survei itu dilakukan secara acak kepada calon pemilih masyarakat Jabar sejak awal Juni 2017, belum lama ini.

“Dari hasil survei SMRC itu terlihat ada lompatan tinggi bagi pemilih saya nanti,” ujar Emil.

Namun demikian, Emil tetap membuka peluang kepada partai politik yang berniat serius mengusungnya maju dalam Pilgub Jabar 2018.

“Saat ini minimal tiga dan maksimal lima partai politik serius berkomunikasi dengan saya untuk Pilgub nanti. Namun mayoritas mereka mengajukan nama pendamping saya dari kalangan kader internal partainya,” katanya.

Sejumlah Parpol yang tengah intensif berkomunikasi itu di antaranya Partai Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Demokrat dan Golkar.

Emil juga mengaku sudah menyerap banyak aspirasi dari masyarakat khusunya wilayah Bekasi Raya. Bila nanti ia diamanatkan maju bertarung dan terpilih di Pihub Jabar, beberapa fokus utama akan dilaksanakannya.

“Fokus ekonomi, daya beli, ketimpangan dan infrastruktur. Itu 90 persen adalah keluhan masyarakat. Di Bekasi sendiri, warga mengeluh akan ekonomi, karena banyak jumlah pendatang yang bekerja di Bekasi, masyarakat Bekasi banyak menjadi pengangguran,” tandas Emil. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.