klikbekasi.co

Tasjidan Bakal Jaga Seni Adat dan Budaya Leluhur Sebagai Acuan Kehidupan

Ketua Paguyuban Tata Siliwangi Jiwa Pasundan (Tasjidan) Bekasi Raya, Abdul Rais Kadir mengemukakan bahwa dalam menyikapi berbagai macam problem dan permasalahan yang terjadi dewasa ini, mulai dari permasalahan sosial masyarakat, keluarga dan individu tidak Iepas dari peran pendidikan dalam menyesuaikan fungsi setiap elemen masyarakat.

Menurutnya, mulai pendidikan formal di sekolah, pendidikan akhlak dan agama pada pengajian hingga pendidikan moralitas dan norma pada lingkungan sekitar, semuanya sangat berperan dalam menentukan karakter dan sifat dari masing-masing individu.

“Menyikapi hal tersebut, sudah menjadi kewajiban kita selaku pemegang peranan dalam hal adat dan budaya untuk turut serta membangun karakter dalam pendidikan sosial, dengan melestarikan adat dan budaya pada Ilngkungan sekitar,” katanya.

“Secara langsung kita juga telah menjadikan adat, seni dan budaya menjadi suatu pendidikan informal dalam membentuk sifat dan karakter personal,” ujarnya, Kamis, (21/9/2017) saat melakukan acara Milad Tasjidan ke-1 di Kampung Walahir, Desa Karangharja, Cikarang Utara.

Dengan dasar hal itulah, kata Abdul, Tasjidan mengadakan berbagai macam pentas seni dan budaya pada kesempatan milad kali ini.

“Dengan harapan apa yang dapat kita sampaikan dalam pertunjukan-pertunjukan ini menjadi acuan dalam menialanl kehidupan berbangsa dan bernegara,”

“Menjadi masyarakat dengan jiwa silih asah, silih asuh, silih asih. Saling menjaga, saling merawat clan saling mengasihi kepada sesama insan,” tambahnya.

Dirinya juga memohon bantuan kepada seluruh warga masyarakat untuk bersama membangun adat dan kebudayaan Ieluhur kita yang mulai tergerus dengan perkembangan zaman.

“Agar tidak semakin hilang, kami ingin menjadikan seni, adat dan budaya leluhur kita agar menjadi poms dan acuan dalam setiap kehidupan bermasyarakat menjadi pendidikan yang membentuk sifat dan karakter seluruh masyarakat. Tentunya hal tersebut sangat mustahil kami lakukan tanpa peran serta seluruh masyarakat dan instansi terkait,” tutup Abdul. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.