klikbekasi.co

Tinggal di Kota Bekasi, Nyoblos di Jakarta

Warga DKI Jakarta yang tinggal di Kota Bekasi, antusias menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta, meskipun harus menempuh perjalanan cukup jauh.

Seperti yang diungkapkan Aninda. Perempuan 22 tahun ini rela menuju ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 35 di Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Padahal, jarak tempat tinggalnya ke lokasi coblosan lebih dari dua kilometer.

“Enggak masalah, naik motor juga cepat,” kata gadis yang tinggal di Bintara 9, Kecamatan Bekasi Barat inj kepada Bekasi Terkini.

Aninda mengatakan, pada putaran pertama juga menggunakan hak pilihnya di TPS yang sama, bersama dengan keluarganya.

Aninda mengatakan, domisili sesuai dengan identitas masih berada di Pondok Kopi, Jakarta Timur. Semenjak lulus sekolah, ia pindah tempat tinggal ke Bekasi Barat bersama dengan orang tuanya.

“Administrasi kependudukan di tempat yang lama,” kata dia.

Warga lain, Aang mengatakan, meski tinggal di Kota Bekasi, ia tetap menggunakan hak pilihnya. Sebab, identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga masih di Jakarta Timur.

“Banyak tetangga saya yang KTP-nya DKI,” kata pria yang menggunakan hak pilihnya di TPS 4, Pondok Kopi ini.

Sementara itu, David, terpaksa menunggu sampai dengan pukul 12.00 WIB. Sebab, pria yang baru saja pindah alamat dari Bekasi ke Jakarta Timur ini tak mendapatkan undangan dari KPU Jakarta.

“Putaran pertama tidak nyoblos, karena identitas masih Kota Bekasi,” kata dia.

Awal bulan ini, kata dia, Ia bersama dengan istrinya sudah pindah domisili ke Jakarta Timur. Karena itu, berbekal surat keterangan, dan kartu keluarga Ia akan menggunakan hak pilihnya di TPS 4.

“Mudah-mudahan bisa nyoblos,” ujar dia.

Petugas KPPS 4, Abdul, mengatakan, jumlah daftar pemilih tetap di TPS 4 mencapai 577 orang. Rinciannya laki-laki sebanyak 285 orang, dan 292 perempuan.

“Warga yang tinggal di Bekasi tapi domisili Jakarta banyak menggunakan hak pilihnya,” kata dia.

Menurut dia, antusiasme coblosan di TPS tersebut cukup tingggi. Hingga pukul 10.30, jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya lebih dari 50 persen atau mencapai 340 orang. Hingga berita dibuat, pemilih masih terus berdatangan. (Mya)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.