Wali Kota Bekasi Galau APBD Perubahan Belum Disahkan DPRD

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi galau lantaran DPRD belum mengesahkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD Perubahan), yang nilainya mencapai ratusan miliar.

Rahmat Effendi bahkan berniat menggunakan peraturan wali kota (Perwal) sebagai dasar legal pencairan APBD Perubahan.

“Dibahas atau tidak oleh dewan, wali kota akan membuat Perwal,” kata Rahmat Effendi, Selasa (15/11/2016).

Rahmat mengaku sudah mengirim surat kepada Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai. Gubernur Jawa Barat sudah selesai mengevaluasi rancangan pada 7 November 2016.

Berdasarkan pasal 174 ayat 2 Permendagri Nomor 13 tahun 2016 tentang pedoman pengolaan keuangan daerah, Wali Kota bersama DPRD melakukan penyempuranaan selama tujuh hari.

“Penyempurnaan terhitung sejak rampungnya evaluasi oleh gubernur. Untuk itu kami mohon ke DPRD agar segera mengevaluasi paling telat hari ini,” katanya.

“Kalau sampai pukul 00.00 WIB tidak ada pembahasan, maka kita akan mengeluarkan Perwal tentang pencairan dana APBD Perubahan 2016 tanpa melalui mekanisme pembahasan di DPRD,” katanya.

Menurut dia latar belakang dikeluarkannya Perwal itu adalah kepentingan pemanfaatan anggaran tersebut bagi pembangunan infrastruktur maupun operasional honor ribuan pegawai.

Adapun sejumlah pihak yang dirugikan dari keterlambatan pencairan APBD Perubahan tersebut di antaranya ribuan petugas pesapon dan tenaga kerja kontrak di lingkup pemerintah setempat. (Res)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.