klikbekasi.co

Digadang Jadi Pendamping Petahana di Pilkada, Berapa ‘Isi Tas’ Tri Adhianto?

Menjelang perhelatan Pilkada Kota Bekasi 2018 nama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Tri Adhianto ramai diperbincangan publik untuk menjadi pendamping kandidat petahana, Rahmat Effendi. Pertanyaannya, berapa ‘isi tas’ alias kekuatan finansial Tri?

Mengetahui isi tas seorang Tri Adhianto menjadi sangat penting. Sebab, bicara Pilkada maka tidak bisa dipisahkan dari urusan uang.

Kandidat, tidak hanya dilihat dari sisi popularitas, elektabilitas dan kapasitasnya saja. Tapi isi tas juga menjadi sangat krusial bagi mereka yang ingin maju dalam Pilkada.

Bahkan sejumlah partai secara terbuka mengungkapkan kepada publik, bahwa isi tas menjadi salah satu komponen yang jadi penilaian partai dalam mengeluarkan rekomendasi Pilkada kepada kandidat.

Lantas, berapa isi tas seorang Tri Adhianto, birokrat yang memimpin dinas paling basah di Kota Bekasi.

Penulusuran Bekasi Terkini atas Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan Tri Adhianto mencapai Rp 7.247.248.355.

Dari laporan yang ia buat pada tahun 2013 silam, kekayaan Tri berasal dari beberapa sumber. Dari harta tidak bergerak dalam bentuk tanah dan bangunan, nilainya mencapai Rp 2.722.115.000.

Sedangkan dari harta bergerak dalam bentuk alat transportasi dan mesin lainnya, nilai kekayaan Tri mencapai Rp 500.000.000. Adapun logam mulia mencapai Rp 39.725.000.

Sementara dari kekayaan dari hasil usaha nilainya mencapai Rp 4.291.411.254. Kemudian dari giro dan setara kas lainnya Rp 284.585.101.

Dalam LHKPN yang dibuat Tri di tahun 2013, ia juga tercatat memiliki hutang totalnya Rp 590.588.000.

Moncer diantara pejabat lain bahkan Wali Kota Bekasi

Masih berdasarkan penelusuran Bekasi Terkini, bila dibandingkan dengan pejabat Pemkot Bekasi lainnya yang menduduki jabatan eselon II atau setara kepala dinas, maka Tri merupakan pejabat paling kaya.

Kekayaan Tri, mengalahkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kota Bekasi, Koswara yang berada di posisi kedua dengan total kekayaan Rp 2.306.917.142.

Tri juga mengalahkan Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji untuk urusan kekayaan yang berada di ranking ketiga dengan jumlah kekayaan Rp 2.270.940.648.

Hebatnya, Tri lebih kaya dari Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang total kekayaanya mencapai Rp 7.173.949.728 sesuai LHKPN pada tahun 2015.

Dengan kantong setebal itu, maka banyak pihak menyebut wajar jika Tri Adhianto namanya mencuat di tengah perhelatan Pilkada.

Pertanyaannya, wajar atau tidak kekayaan seorang Tri Adhianto?.(Ical)


Ingin tulisanmu dimuat di Bekasi Terkini? Kirim ulasan ringan tentang komunitas, kuliner, destinasi, budaya atau tulisan opini ke redaksi@bekasiterkini.com.